Pada Tahun 2024 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) melaksanakan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) untuk memantau dan menganalisis kondisi gizi masyarakat Indonesia, khususnya pada balita. HASIL prevalensi stunting balita di Indonesia bedasarkan Suvey Status Gizi Indonesia (SSGI) pada tahun 2024 adalah 19,8%. Hal ini menunjukkan penurunan dari 21,5% pada tahun 2023.
Bedasarkan hasil Survey Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024, maka RSUD Harapan Insan Sendawar melalui Tim Stunting dan Tim PKRS melaksanakan koordinasi dan penyuluhan petunjuk teknis penanganan stunting, wasting dan gizi buruk di Kabupaten Kutai Barat khususnya di Kecamatan Melak pada tanggal 28 Mei 2025 di aula pertemuan Kecamatan Melak. RSUD HIS melalui tim stunting Menyusun strategi agar dapat meningkatkan kinerja seluruh stakeholder pelaksanaan program penurunan stunting sehingga dapat menurunkan angka stunting di Kabupaten Kutai Barat.
Kegiatan pertemuan ini dipimpin oleh dr. Ika Maya Sandy, Sp. A selaku dokter spesialis anak sekaligus ketua tim stunting di RSUD Harapan Insan Sendawar. Kegiatan ini dibuka oleh Bapak Hj Asrin Surianto, S.Ag selaku camat Kecamatan Melak dan dihadiri oleh staff kecamatan melak, kader posyandu dan tenaga Kesehatan di wilayah kecamatan melak.
Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan tenaga Kesehatan dan kader posyandu dalam penanganan kasus gizi buruk, stunting dan wasting di Kabupaten Kutai Barat.
Melalui kegiatan pertemuan ini diharapkan bagi tenaga Kesehatan, kader posyandu dan pemerintah terkait harus bersinergi dalam penanganan kasus stunting dan wasting di Kecamatan Melak dengan melakukan koordinasi dengan RSUD Harapan Insan Sendawar.
Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) berperan penting dalam Upaya peningkatan kesehatan pasien, pengunjung, keluarga pasien, dan masyarakat sekitar rumah sakit. PKRS bertujuan untuk memberdayakan semua pihak agar berperan aktif dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan melalui perubahan perilaku dan lingkungan.
Kembali