Sendawar, Kutai Barat — RSUD Harapan Insan Sendawar terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui implementasi SAPA IGD (Sistem Akses Progres Pelayanan Instalasi Gawat Darurat). Inovasi berbasis digital ini dihadirkan untuk memberikan kemudahan akses informasi mengenai tahapan pelayanan pasien secara transparan, informatif, dan mudah dipantau oleh keluarga pasien.
SAPA IGD merupakan aksi perubahan yang digagas oleh Krismawati, S.Kep., Ners., Kepala Bidang Keperawatan dan Kebidanan RSUD Harapan Insan Sendawar, dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II Tahun 2026.
Inovasi ini lahir sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat akan kepastian informasi selama proses pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tingginya aktivitas pelayanan serta keterbatasan akses informasi sering kali menimbulkan kecemasan keluarga pasien yang menunggu tanpa mengetahui perkembangan penanganan anggota keluarganya.
Transformasi Digital untuk Transparansi Pelayanan
Melalui SAPA IGD, informasi perkembangan pelayanan pasien kini dapat dipantau melalui dashboard digital yang tersedia di Nurse Station IGD.
Dashboard tersebut menampilkan informasi mengenai tahapan pelayanan, mulai dari triase, pemeriksaan dokter, pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan radiologi, hingga status akhir pelayanan pasien.
Sistem ini bekerja melalui pembaruan data oleh petugas yang kemudian ditampilkan pada dashboard. Dengan demikian, keluarga pasien dapat memperoleh gambaran perkembangan pelayanan tanpa harus berulang kali menanyakan informasi kepada tenaga kesehatan.
Selain meningkatkan keterbukaan informasi, inovasi ini diharapkan dapat mengurangi ketidakpastian selama menunggu, memperkuat komunikasi pelayanan, serta membantu tenaga kesehatan lebih fokus dalam memberikan asuhan kepada pasien.
Mudah Diakses, Mendukung Pelayanan yang Humanis
Penggunaan SAPA IGD dirancang sederhana dan mudah dipahami. Keluarga pasien cukup memperhatikan nomor rekam medis, melihat dashboard yang tersedia, kemudian mencocokkan nomor tersebut untuk mengetahui tahapan pelayanan yang sedang berlangsung.
Informasi triase juga ditampilkan untuk membantu masyarakat memahami bahwa prioritas penanganan pasien di IGD ditentukan berdasarkan tingkat kegawatan kondisi medis, bukan semata-mata urutan kedatangan.
Melalui pendekatan ini, SAPA IGD tidak hanya menghadirkan kemajuan teknologi, tetapi juga menjadi sarana edukasi publik dalam membangun pemahaman, kepercayaan, dan komunikasi yang lebih baik antara rumah sakit dengan masyarakat.
Membangun Pelayanan Publik yang Adaptif dan Berkelanjutan
Implementasi SAPA IGD merupakan bagian dari komitmen RSUD Harapan Insan Sendawar dalam memperkuat transformasi digital pelayanan kesehatan.
Pengembangan inovasi dilaksanakan melalui penyusunan sistem, penguatan koordinasi lintas unit, pelatihan petugas, serta pemanfaatan dashboard sebagai media informasi pelayanan.
Ke depan, pengembangan SAPA IGD diarahkan pada optimalisasi penggunaan sistem, peningkatan konsistensi pembaruan data, penguatan monitoring manajemen, serta integrasi dengan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS).
Melalui inovasi ini, RSUD Harapan Insan Sendawar berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin terbuka, responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
SAPA IGD menjadi langkah nyata bahwa transformasi pelayanan kesehatan bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi, melainkan juga tentang menghadirkan kepastian informasi, membangun kepercayaan, dan meningkatkan kenyamanan pasien serta keluarganya.
“Informasi Cepat, Pelayanan Tepat, Keselamatan Pasien Prioritas Utama.”
RSUD HARAPAN INSAN SENDAWAR.
Kembali
